Daniel Marthin, pebulutangkis ganda putra muda Indonesia
yang mengidolakan Hendra Setiawan, calon The Next Mohammad Ahsan?
Daniel Marthin merupakan salah satu pebulutangkis ganda
putra masa depan Indonesia. Bersama Leo Rolly Carnando, ia berhasil meraih
gelar Juara Dunia Junior pada tahun 2019 lalu.
Baca Juga Melihat Lagi Aksi Memukau 'Huang Yaqiong'
Indonesia dengan Daniel Marthin
Baca Juga Bukan Jepang, Daniel Marthin Sebut Lawan Berat
Pebulutangkis Indonesia
Bahkan dari gaya bermain yang kerap kali diperagakan oleh
Daniel Marthin sebagai 'penggebuk' di belakang tetapi juga bisa bermain cukup
baik di depan, mungkin sangat layak untuk menyebutnya sebagai The Next dari
Mohammad Ahsan.
Meski begitu Daniel Marthin mengaku kepada berita olahraga
INDOSPORT jika dirinya sangat ingin mengikuti jejak dari salah satu
legenda ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan yang merupakan pemain
favoritnya.
"Jangan The Next Minions. Apa ya enaknya sebutan buat
kita? Tapi maunya sih jadi kayak Koh Hendra Setiawan," ungkap Daniel
Marthin saat ditemui awak media olahraga INDOSPORT.
"Karena pemain favorit saya itu Koh Hendra Setiawan,
sama Candra Wijaya juga," tukasnya.
Tetapi jika dilihat dari bagaimana gaya bermain dari seorang
Daniel Marthin, mungkin akan lebih tepat jika dirinya disebut sebagai The Next
Mohammad Ahsan, meskipun tak menutup kemungkinan jika ia bisa saja menjadi The
Next Hendra Setiawan.
Namun jika Daniel Marthin ingin memenuhi syarat sebagai The
Next Hendra Setiawan, maka kemampuannya bermain lapangan depan harus lebih
ditingkatkan.
Hendra Setiawan selama ini terkenal sebagai pemain depan net
yang memiliki placing-placing berbahaya dengan penempatan-penampatan bola yang
sulit ditebak oleh lawan.
Sedangkan Daniel Marthin lebih banyak mengcover area
belakang dan smashnya pun sangat keras. Tetapi juga sesekali ia bisa mengcover
lapangan depan seperti apa yang diperagakan oleh Mohammad Ahsan.
Baca Juga Bukan The Next Minions, Daniel Marthin Sebut
Dirinya Personel The Daddies
Baca Juga Main Tengil, Daniel Marthin Ogah Disamakan dengan
Kevin Sanjaya
Mohammad Ahsan tak hanya baik sebagai pemain belakang,
tetapi juga kadang-kadang sangat bagus di depan. Namun tak bisa dipungkiri jika
ayah dari dua orang anak tersebut memang lebih dominan di lapangan depan.
Terlepas dari lebih baik menjadi penerus siapa Daniel
Marthin nantinya, tetapi satu yang pasti, ia merupakan salah satu pemain muda
Indonesia yang diharapkan mampu meneruskan estafet perjuangan di sektor ganda
putra di masa depan mendatang seperti apa yang telah dilakukan oleh para
seniornya.
Sumber: indosport.com

Posting Komentar