Jakarta - Ekonom Senior Rizal Ramli mengungkapkan, wilayah
Jawa Barat (Jabar) khususnya bagian selatan masih relatif terbelakang. Ia
menilai, wilayah tersebut puluhan tahun tidak mengalami perubahan, masih sangat
miskin dan infrastrukturnya terbatas.
"Puluhan tahun tidak ada perubahan yang berarti di Jawa
Barat selatan masih sangat miskin, infrastrukturnya masih terbatas. Padahal
kalau dikembangkan Jawa Barat akan punya variasi ekonomi yang
macam-macam," katanya dalam acara Ngopi Bareng RR, Kamis (23/7/2020).
Dia bilang, pemimpin-pemimpin yang ada hari ini hasil
pencitraan. Sehingga, menurutnya pemimpin tersebut tak punya visi untuk
mengubah sesuatu yang lebih baik.
"Sayangnya pemimpin-pemimpin hari ini kebanyakan
pemimpin-pemimpin hasil pencitraan. Jadi modelnya itu ya pencitraan doang,
nggak punya visi, nggak track kepemimpinan untuk mengubah sesuatu ke arah yang
lebih baik," ujarnya.
Oleh karena itu, ia meminta pemimpin-pemimpin di Jawa Barat
supaya lebih kreatif, berpihak kepada masyarakat dan fokus kepada kepada
pertanian. Menurut Rizal, saat-saat seperti sekarang dunia akan mengalami
masalah pangan.
Dia menuturkan, peningkatan produksi pangan sendiri tidak
membutuhkan waktu yang lama.
"Jawa Barat harus negosiasi pemerintah pusat supaya
bisa dapat dana stimulus untuk peningkatan pangan, karena harusnya Jawa Barat
prioritas karena rakyatnya memang senang jadi petani, rajin dan
daerah
pertanian dan petani risiko COVID lebih kecil daripada pabrik dan
industri," ujarnya.
Sumber: detik.com

Posting Komentar